Transit di Batam

Tahun lalu dalam rangka ikut seminar nasional di Padang, saya berkesempatan untuk pulang kampung untuk beberapa hari. Saya pulang sendiri saja karena waktu itu istri sedang hamil muda jadi terkena travel warning dari dokter, sehingga harus tetap di Bandung meskipun sudah submit paper ke konferensi ini.

DSC_0260.JPG
Seminar ACER-N di Hotel Grand Inna Muara, Padang.

Oya, ada 2 alternatif pesawat dari Bandung ke padang versi tidak terlalu ribet. Sebenarnya ada banyak, namun sedikit ribet dan perlu tambahan angkutan darat. Dua alternatif itu adalah direct flight yang saat ini hanya ada 1 penerbangan Express Air per 2 hari, dan Bandung – Batam – Padang atau sebaliknya yang ada 2 penerbangan Lion dan Citilink per hari. Perihal harga, direct flight lebih mahal beberapa ratus ribu dibandingkan transit.

Pergi ke konferensi ini saya pilih direct fligth karena saya harus fokus ke presentasi konferensi, sedangkan pulang saya pilih transit ke Batam dan menginap di kosan adik saya selama sehari (sekarang dia sudah pindah ke Binjai untuk ko-asistensi menjadi dokter). Apa yang bisa saya lakukan di Batam hanya dalam beberapa jam saja? Tidak banyak memang, hanya keliling-keliling menggunakan motor bersama adik saya dan kawan se-kos yang sama-sama kuliah kedokteran di Uniba. Lumayan, meskipun hanya beberapa jam saja tapi saya dapat beberapa foto menarik di pulau Batam ini.

Saya datang siang hari dari padang dan sesampainya di Batam saya istirahat sejenak dan langsung cari kuliner di Batam. Di sini banyak mall dan kerena permintaan adik-adik ini lah kami memutuskan makan di mall Nagoya Batam.
Setelah kenyang dengan sushi dan ramen, kami beranjak ke kawasan pemerintahan kota Batam. Di sini ada tulisan Welcome to Batam ala Hollywood.
Masih di kawasan yang sama ada mesjid agung Batam.
Tak lupa pose ala pasukan Ginyu, mumpung ber 5 mereka.
Dari pusat kota kami menuju Uniba, kampus adik saya dalam menempuh sekolah kedokteran. Saat itu fakultas Kedokterannya dibawah binaan Unand Padang.
Uniba posisinya ada di atas bukit sehingga kota Batam dapat dilihat dari Uniba ini. Oya tak lupa kami kena marah satpam karena saat itu sudah pukul 11 malam, satpamnya curiga karena jarang ada mahasiswa yang main di kampus selarut ini.
Esok pagi, jalan-jalan ke Mega Mall Batam. Di atasnya ada food court yang pemandangannya menghadap ke pelabuhan kapal feri.
Anak-anak sedang menikmati pemandangan laut.
Masjid di kawasan Dataran Engku Putri sebelah Mega Mall Batam. Saya gak sempat masuk ke sini karena harus segera ke airport.
Akhirnya waktu takeoff ke Bandung pun tiba. Cuaca sebenarnya cukup cerah, namun hujan saat berada di atas Jakarta. Turun di Bandung pun hujan deras. Oya, saat sampai Bandung terdengar kabar pesawat aparat kita mengalami musibah di sekitar Batam hari itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s