Bagai Tikus, Kucing, dan Anjing

Alkisah tersebutlah 3 robot yang berbeda karakter. Mereka dulu teman sepermainan dari kecil, namun karena berbeda sifat lah mereka menjadi bertengkar.

_DSC4860.JPG
Namanya Kuri, dia dermawan tapi sering menyombongkan kedermawanannya. Dia sering pamer sana-sini sehingga banyak temannya yang menyimpan dendam padanya.
_DSC4861.JPG
Ini adalah pose favorit si Kuri, nama pose ini adalah “jurus burung Kenari meledek burung Kakatua”.
_DSC4890.JPG
Ini namanya Idar, dia senang menolong tapi jeleknya dia senang meminta imbalan atas pertolongan yang telah diberikan. Jika tidak diberi imbalan maka dia akan memaksa yang ditolong meskipun dengan kekerasan. Hal ini membuat si Idar menjadi sangat ditakuti oleh banyak robot lain. Tapi bagi si robot kaya, dia sengaja dibayar untuk dijadikan tameng.
_DSC4884.JPG
Dia si Asta, robot ini ramah dan punya etika yang sangat baik. Buruknya dia sering berhutang, dan jika ditagih dia selalu menunjukkan keahliannya bermain samurai. Dia lah yang sebenarnya biang kerok perpecahan 3 teman robot ini.
_DSC4903.JPG
Ini foto jaman mereka berteman dulu. Tapi kini tiap bertemu, selalu saja ada masalah yang membuat mereka bertengkar.

Beginilah salah satu cerita perselisihan mereka bertiga.

_DSC4855
Suatu hari si Idar sedang butuh duit tapi si Kuri tidak bisa meminjamkan uang padanya karena yang sebelumnya belum dibayar.
_DSC4905.JPG
Dia gak bisa bayar karena uangnya dipinjam si Asta dan belum dikembalikan. Akhirnya dia sengaja menagih hutang ke Asta.
_DSC4906.JPG
Eh buseeet… Bukannya bayar hutang, si Asta malah menghunuskan pedang samurainya. Terjadilah pertarungan sengit antar mereka berdua.
_DSC4907.JPG
Tak lama, si Kuri datang dan melihat si Idar sedang ngamuk. Niat melerai eh malah jadi sasaran kemarahan si Idar. Si Idar yang kesal karena tidak dipinjamkan uang langsung menodongkan senjata ke Kuri. Kuri pun membalas menodong senjata ke Idar.
_DSC4913.JPG
Persitegangan ini berlangsung hingga malam tiba. Makin lama sifat murka mereka tak tertahankan. Muncul lah niat untuk menghilangkan nyawa temannya masing-masing. Tampak posisinya terpojok, Idar memulai aksinya.
_DSC4914.JPG
Idar lebih cepat sehingga berhasil menembak Kuri hingga tewas sektika. Dalam waktu yang bersamaan Idar menghunuskan anggarnya ke arah wajah Asta. Beruntung si Asta punya kemampuan menghindar yang mengagumkan. Melihat peluang emas untuk membunuh, amarah Asta tak terbendung.
_DSC4915.JPG
Tanpa pikir panjang si Asta mengayunkan samurai tepat mengenai leher Idar dan tamatlah riwayat si Idar.

Bagaimana akhirnya si Asta?

_DSC4917.JPG
Secara teori si Asta memang menang, namun di akhir pertarungan, hari-hari Asta dipenuhi dengan rasa sesal. Beberapa tahun dia menjadi gila dan akhirnya mati konyol karena meminum racun serangga.

– The End –

One thought on “Bagai Tikus, Kucing, dan Anjing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s