Ramadhan 1436H, Hari #29: Menunggu Putusan Sidang Isbat

Kemarin menurut kalender adalah hari terakhir puasa. Tapi setelah berbuka puasa belum ada yang berani takbiran. Penentuan lebaran harus menunggu putusan sidang isbat. Entah mengapa usai shalat Maghrib belum juga ada putusannya. Lama sekali mereka shalatnya. Padahal waktu sudah lewat pukul 18.30 WIB. Siaran televisi masih saja memutar iklan. Saat ini sudah ada yang harap-harap cemas menanti berita baik. Pakaian baru sudah bersih dan rapi, siap untuk dipakai besok saat shalat Ied. Kue-kue sudah ditata cantik di stoples. Angkapau sudah dikemas manis di amplop warna-warni. Lontong dan opor sudah masak untuk jamuan makan khas lebaran. Batu akik pun sudah diikat di batang besi, emas, perak ataupun titanium. Tidak rela rasanya jika lebaran harus ditunda sehari lagi.

Beberapa menit kemudian keluarlah kabar yang ditunggu-tunggu. Lebaran pun tidak diundur. Berbahagialah semua orang. Takbir mulai berkumandang. Merdu sekali, bergetar rasanya hati ini mendengar takbir. Ternyata kita harus terima kenyataan bahwa Ramadhan sungguh cepat sekali pergi, padahal lama sekali rasanya menit-menit menjelang putusan sidang isbat ini. Doa yang bisa disampaikan adalah semoga amal ibadah Ramadhan kita diterima Allah SWT dan memperoleh peningkatan ketaqwaan seperti yang Allah janjikan. Amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s