Ramadhan 1436H, Hari #20: Penggunaan Inhaler Saat Puasa

Alhamdulillah, sekarang sudah masuk ke sepertiga terakhir bulan Ramadhan. Sepertiga terakhir ini dikatakan sebagai bulan penuh maghfirah, atau penuh ampunan. Saatnya meningkatkan doa serta berlomba-lomba mengejar malam Lailatul Qadar.

Memasuki hari 20 ini, kekuatan fisik mulai diuji. Tidak sedikit rekan kerja dan orang terdekat saya jatuh sakit, bahkan termasuk saya sendiri. Kalau sakitnya hanya sekedar kurang enak badan, mungkin bisa diobati dengan tidur yang cukup. Namun bagaimana dengan penderita asma? Mereka kan butuh inhaler/sprayer untuk melegakan pernapasan, tidak bisa hanya sekedar tidur dan istirahat. Cara pakainya disemprotkan ke mulut. Pertanyaannya, batal tidak puasanya?

Hasil penelusuran artikel di website, pendapat terkuat adalah tidak membatalkan puasa, alasannya karena obatnya masuk ke paru-paru dan sangat sedikit sekali masuk ke lambung. Seperti kumur-kumur, mungkin ada sedikit air yang tertelan namun tetap tidak membatalkan puasa. Tapi semua itu tergantung keyakinan saja, dan sebaiknya dipelajari lebih lanjut dalil yang berkaitan dengan hukum berpuasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s