Sate Padang Ajo Ali

Sate Padang Panas

Sate Padang Ajo Ali di Panorama, Bandung.

Bicara tentang sate Padang di daerah Bandung Utara, warung sate padang Ajo Ali bisa saya bilang sebagai juaranya. Tempatnya sederhana, hanya sebuah tenda di pinggir jalan berdekatan dengan SMPN 12 Bandung, namun cita rasanya otentik. Saya dan keluarga sudah menjadi langganan tetapnya sejak awal kami menetap di Bandung (hampir 16 tahun). Beberapa orang rekan saya pun turut menjadi langganannya setelah saya beritahu. Dahulu satu porsi dihargai dengan lima ribu rupiah, namun seiring perkembangan ekonomi bangsa kini satu porsi dihargai dengan tiga belas ribu rupiah saja. Cukup murah menurut saya.

Oya, sate ini cukup legendaris. Ajo Ali yang menjadi brand dari sate ini sudah berjualan di sana semenjak 1980 an. Kami kenal baik dengan almarhum Ajo Ali, beliau wafat beberapa tahun yang lalu. Kini anak bujangnya lah yang menggantikan beliau. Citarasanya? Dasar memang keturunan, satenya masih enak saja atau bahkan lebih nikmat karena Ajo Ali junior ini lebih pandai dalam hal kebersihan. Warungnya kini lebih terang dan ramai karena dipasangi dengan sound system yang mendendangkan lagu-lagu berbahasa Minang.

Waktu yang pas untuk menikmati sate ini adalah antara pukul 18.30 hingga pukul 21.00 WIB, karena jika datang di atas pukul sembilan malam maka siap-siap saja kecewa karena kuah sate, ketupat, daging sate, atau kombinasi antara ketiganya sudah habis diserbu pembeli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s