Sedikit Demi Sedikit, Lama-lama …

Kamis sore kemarin saya untuk kedua kalinya berkesempatan untuk mempresentasikan topik penelitian saya di depan pembimping dan rekan-rekan sesama mahasiswa. Jujur, saya benar-benar tidak siap sama sekali, tidak siap dengan rumus, tidak siap dengan pemahaman materi, dan tidak siap dengan algoritma, serta tidak siap dianggap tidak cukup memahami baik oleh pembimbing maupun oleh rekan-rekan sesama mahasiswa. Setiap dukungan rekan-rekan malah menjadi sesuatu yang menjatuhkan saja. Jelas saja, rekan-rekan saya adalah para ahli kalkulus dan elektronika sedangkan saya hanya orang yang mengerti coding dengan nilai kalkulus pas-pasan serta nilai matematika pada STTB yang tidak bisa dipercaya orang banyak, ada di limit (mendekati) threshold kelulusan saat itu.

Alhamdulillah saya dikelilingi oleh rekan-rekan yang luar biasa dan tidak keberatan untuk mengajari saya sedikit demi sedikit dan hampir setiap hari, meskipun saya tergolong orang yang lamban menerima pelajaran terutama matematika. Sehingga Kamis sore itu, saya berdiri dengan perasaan tanpa gugup dan malu ditertawai oleh rekan saya, untuk menjelaskan sedikit-demi sedikit pemahaman saya tentang materi. Pada saat itulah saya paham, bahwa pada dasarnya saya butuh dikoreksi. Saya harus siap bertanggung jawab pada progres yang saya kerjakan meskipun itu sedikit, karena sedikit demi sedikit jika konsisten melakukannya maka lama-lama InsyaAllah akan menjadi ibadah yang besar.. Amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s