Rasionalitas Akal Pada Aliran Filsafat

Meninjau aliran filsafat dari sisi tingkat rasionalitas akal adalah objek yang menarik untuk dibahas. Pada dasarnya setiap aliran filsafat pasti memerlukan peran akal, hanya saja yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana filosof-filosof tersebut menanggapi akal sebagai  sumber utama ilmu pengetahuan. Berikut adalah pemetaan rasionalitas akal yang dikutip dari “Gambarkan Secara 3D atau 2D Posisi Isme-Isme (Aliran-Aliran dalam Filsafat) ke Dalam Peta Filsafat” (Regina Yasmin).

Jika dilihat dari sisi rasionalitas dan empiris, aliran-aliran filsafat yang paling mengutamakan empirisme adalah empirisme itu sendiri dan positivisme. Aliran filsafat yang imbang antara rasionalisme dan empirisme adalah positivisme.

Sedikit mengkritisi diagram di atas, penyajian ukuran menggunakan balon dan bubble mempermudah pembaca untuk membandingkan tingkat rasionalitas akal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah keterangan tentang sumbu x dan sumbu y dari diagram yang tidak dicantumkan oleh penulisnya. Selain itu, perlu juga ada penjelasan tentang makna ukuran besar kecilnya suatu bubble dalam diagram tersebut.

2 responses

  1. Thank you Fadhil untuk masukannya, tulisan awalnya sudah dilengkapi. Besar kecilnya bubble merepresentasikan tingkat empirisme yang dikandung dari filosofi tersebut. Sumbu X merupakan tingkat rasionalitas dari filosofi tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s