Seberapa Sering Bersihkan Aquarium?

Kemarin dapet pertanyaan dari teman tentang bagaimana pola waktu saya mengganti air aquarium. Hmm.. agak malu juga saya mengakuinya, 1 tahun sekali, itu juga kalau ingat😦 Benar-benar contoh yang tidak baik. Parahnya, kebiasaan saya ini didukung oleh jenis ikan yang saya pelihara tergolong ikan yang kuat, si Naga dan si Buaya. Karena mereka tidak terlalu banyak bergerak sehingga kotoran-kotoran dalam kandangnya lama-kelamaan akan mengendap dan air yang tadinya sangat keruh (berwarna hijau) akan kembali agak bersih (berwarna kekuningan). Biasanya air di dalam kandang ke dua ikan purba ini menjadi kotor saat dia makan (makanannya ikan lele kecil) karena mereka terbiasa membunuh semua makanannya terlebih dahulu baru kemudian dimakan setelah semua mati, bayangkan saja berapa banyak makanannya mengapung di permukaan air.

Oya, tadinya mereka punya pasangan masing-masing, tapi tampaknya takdirlah yang memisahkan mereka. Sebenernya bukan murni takdir, lebih pada kelalaian saya memberi makan. Waktu itu majikan aslinya (ayah saya) sedang ke luar kota dan beliau mengamanati saya untuk memberi makan mereka. Sayangnya saya terlambat 2 hari dari waktu normal (seminggu sekali 2 sampai 3 bungkuskan lele). Jelas saja majikan aslinya kecewa berat dengan saya. Hmmm… Tapi tampaknya takdir juga menjadi salah satu faktor. Sekarang mereka saya beri makan sekitar 2 sampai 3 minggu sekali. Anehnya mereka bisa hidup sehat, dan saat saya googling, ternyata mereka tergolong kuat tidak makan dalam waktu lama serta kuat hidup di air keruh. Mungkin saja karena kepadatan penduduk di aquarium juga menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.

Kembali ke topik utama, lalu optimalnya seberapa sering membersihkan aquarium? Jika saya mereferensi dari majikan asli mereka, beliau membersihkan aquarium kira-kira 3 sampai 7 hari sekali, sebaiknya sediakan penyaring air dan blower agar kebersihan air di dalam aquarium bisa sedikit lebih awet beberapa hari. Saran saya sediakan selang khusus untuk menguras air dan memasukkan air baru ke dalam aquarium. Kalau tidak, maka siap-siap angkat-angkat ember dari sumber air ke aquarium. Karena alasan ini lah saya sering kabur saat majikan asli si Naga dan si Buaya sedang mengganti air aquarium, klo saya tidak kabur dan tetap di rumah.. hmm.. mana tega saya ngebiarin orang tua saya angkat-angkat ember sendirian… Lho.. klo malah kabur apa bedanya sama tega.. ckckck… (geleng-geleng sama kelakuan sendiri..). Astagfirullah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s