Kecerdasan

Kecerdasan

Kecerdasan secara umum lebih identik pada intelligence quotient (IQ), yaitu kemampuan berfikir otak manusia secara individu untuk menyelesaikan persoalan. Dikutip dari situs http://www.whooila.com dengan judul artikel “Daftar 8 Jenis Kecerdasan yang Dimiliki Manusia”, Menurut Prof. Howard Gardener seorang ahli riset dari Amerika terdapat 8 jenis kecerdasan manusia, yaitu:

  1. Kecerdasan linguistik,
  2. Kecerdasan logik matematik,
  3. Kecerdasan visual dan spasial,
  4. Kecerdasan musik,
  5. Kecerdasan interpersonal,
  6. Kecerdasan intrapersonal,
  7. Kecerdasan kinestetik,
  8. Kecerdasan naturalis.

Delapan pembagian kecerdasan yang dikemukakan Prof. Howard Gardener adalah penjabaran dari IQ. Namun IQ saja hanya menyumbang setidaknya 20% dari faktor yang dapat memberikan kesuksesan seseorang. Faktor lainnya sebesar 80% persen disumbangkan oleh emotional quotient (EQ) dan spritual quotient (SQ) yang oleh Dr. A.Ginanjar digabungkan menjadi ESQ dalam bukunya dengan judul yang sama. Beberapa referensi menyebut ESQ dengan emotional intelligence dan spiritual intelligence.

EQ adalah kecerdasan berupa kemampuan mengendalikan emosi berupa kemauan untuk bersungguh-sungguh untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Sedangkan SQ adalah kecerdasan berupa kemampuan untuk berinteraksi dengan Tuhan sebagai Maha Pencipta dengan cara berdo’a dan berserah diri kepada-Nya.

Apabila kecerdasan lebih identik dengan otak manusia, maka Roger Wolcott Sperry membagi peranan otak manusia menjadi 2 bagian yaitu otak kiri dan otak kanan. Roger menyatakan bahwa otak kiri sangat berperan dalam menyelesaikan persoalan yang bersifat analitical seperti logika, scientific, literal, dan lain-lain. Sebaliknya, otak kanan lebih sangat berperan pada kreativitas manusia. Kecerdasan terbaik akan muncul apabila kedua belah  otak tersebut dapat berkomunikasi satu sama lain, untuk itu dianjurkan kepada seseorang untuk mengetahui belahan otak yang dominan dalam dirinya dan kemudian melatih bagian otak lainnya yang tidak begitu dominan.

Lalu bagaimana yang disebut dengan cerdas? Dari pengertian kecerdasan, maka dapat disimpulkan bahwa cerdas berarti memanfaatkan kecerdasan terbaik untuk memecahkan dan menyelesaikan permasalahan tertentu.

Lanjutkan bacaan ke ‘Proses yang Efektif’

One response

  1. Pingback: Kiat Menyelesaikan S3 « 2persen's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s