Self Plagiarism

Seperti kita ketahui, tindakan plagiat atau plagiarism adalah upaya menjiplak dengan sengaja maupun tidak sengaja, sebagian atau pun keseluruhaan karya orang lain ke dalam karya kita tanpa menyebutkan sumber rujukannya. Meskipun masih banyak perdebatan tentang definisi resmi dari plagiat, tetapi semuanya tetap setuju apabila menjiplak karya orang lain dan mengakuinya sebagai karya kita adalah tindakan yang salah. Lantas, bagaimana dengan self plagiarism?

Ternyata menjiplak sebagian atau secara keseluruhan, baik sengaja maupun tidak sengaja pada karya kita sendiri yang sudah di-publish pada satu jurnal atau konferensi ilmiah ke dalam karya kita yang lain tanpa menyebutkan referensinya juga dapat dikatakan sebagai tindak plagiat, yaitu self plagiarism. Untuk itu, perlu berhati-hati dalam mempublikasi karya sendiri ke dalam jurnal atau konferensi ilmiah, karena bisa jadi tanpa sengaja kita mengulang beberapa kalimat atau paragraf yang pernah kita publikasi ke dalam tulisan baru.

Bagaimana mengatasi self plagiarism? Selain memperluas wawasan dan kemampuan verbal kita, dapat juga dengan menggunakan software yang mampu membantu kita dalam menentukan persentase kesamaan kalimat dan kata antar beberapa tulisan yang berbeda (contoh: SPlaT). Dari hasil penelusuran software tersebut, ternyata hampir di setiap tulisan yang pernah saya tulis terdapat setidaknya 6 sampai 10 kalimat dengan persentasi kemiripan di atas 80%. Mungkin ini pertanda agar kita harus lebih meningkatkan kreatifitas kita dalam berkarya. Mudah-mudahan bermanfaat.. ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s