Lampu Kuning, Tancap Gasss..

Saat saya sedang asik memacu si Merah dengan kecepatan sedang sekitar 40km/jam di Jalan Tamblong menelusuri hingga jalan Lengkong Besar menuju Dayeuh Kolot, entah ada perlu apa sebuah mobil sedan putih menyusul dengan agresif dari posisi kiri. Heran.. padahal jalanan hari senin itu sedang padat-padatnya. Selain itu, lampu lalu lintas tampak sangat menyebalkan.

Sabarr.. Jalanan macet, wajar aja banyak orang stress. Angka displayboard di atas lampu merah pasti bikin pengendara yang sedang ‘kebelet’ menjadi naik darah. Layaknya pengendara motor lainnya, saya pun beraksi meliuk-liukan si Merah melewati sela-sela beberapa mobil hingga akhirnya saya berdiri di depan mobil putih yang menyusul saya tadi.

Beberapa detik kemudian, saat lampu masih berwarna kuning pertanda akan berubah menjadi hijau, mobil putih di belakang saya tersebut sudah membunyikan klakson tanda saya harus segera tancap gas. Melihat pengendara lain yang tancap gas plus sedikit kaget dengan klakson, saya spontan memutar tuas gas si merah.

Jarak kira-kira 500m di depan sudah tampak lampu lainnya yang masih menampilkan warna hijau. Beberapa pengendara termasuk saya pun memutar gas sedikt lebih dalam untuk mempercepat laju kendaraan. Sayangnya, pada saat lintasan tersisa 200m lagi, lampu sudah kuning. Saya menurunkan kecepatan si merah, namun penendara lain sepertinya tidak. Mereka lebih memilih mempercepat kendaraan dan mengambil kesempatan beberapa detik setelah lampu merah menyala.

Sialnya, mobil putih di belakang saya mengira saya akan tancap gas, sehingga dia membunyikan klakson yang sepertinya tidak lazim.. Astaga.. Saya harus menghindar sedikit ke kanan.. Syukurnya mobil tersebut tidak berhasil mengenai saya, hanya meleset beberapa centi saja disebelah kiri saya.

Pengendaranya tampak marah besar, namun saya hanya mengangkat tangan dan mengarahkannya ke arah lampu merah yang sedang menyala. Saya rasa pengemudi tersebut mulai tersadar, bahwa lampu kuning itu harusnya buat memperlambat laju dan bukannya sebaliknya setelah mengetahui bersamaan dengan saat saya menunjuk pada lampu merah, saat itu juga sebuah bus mercy angkutan karyawan melaju dengan akselerasi yang lumayan tinggi, untuk ukuran bus sih.. Pasalnya, belum hijau mereka sudah tancap gas sama seperti yang saya lakukan pada lampu merah sebelumnya. Waduh.. Waduh..

One response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s