Obrolan Dengan Porter dan Satpam

H+3 Lebaran 1431 H ini saya pun balik dari kampung halaman menuju kediaman saya di Bandung. Pesawat pun mendarat di bandara SH, Cengkareng. Hari itu masih pagi, pukul 7.30, saya berangkat dari Padang pukul 6.00 pagi. Setelah landing di terminal 1, kami diangkut dengan bus ke terminal 2.

Setiba di terminal 2, saya adalah orang pertama yang sampai di tempat pengambilan bagasi. Lumayan lama nungguinnya, maklum barangnya dari terminal 1. Menarik, persis di sebelah jalur 5 tempat saya menunggu bagasi, tampak banyak bagasi (yang entah punya siapa) numpuk tidak beraturan serta bungkusannya sudah tidak rapi lagi. Iseng, saya pun melihat tulisan yang ada pada barang tersebut. “Ujungpandang”, “Yogyakarta”, “Denpasar”, dll.

Kebetulan, disebelahnya ada porter bandara plus satpam yang sedang “bongkar-bongkar” bagasi. Karena penasaran, saya pun memulai obrolan.

Saya : “Ini apa, Pak?”

Porter : “Bagasi , Mas.”

Saya : “Bagasi hilang?”

Porter : “Iya mas, sepertinya nyasar.” dia masih sibuk mengais, sementara satpam sibuk mengamati yang entah apa yang perlu diamati.

Saya : “Kok alamatnya beda-beda ya? Jauh banget nyasarnya. Liatin tuh, banyak yang luar pulau.”

Porter : “Iya mas.” Dia pun berhenti dan pergi entah kemana. Tak lama porter lain datang dan menggantikan peran temannya.

Saya pun mengajak Satpam untuk ngobrol, maklum bagasi saya belum datang juga.

Saya : “Nih gimana ceritanya bisa banyak hilang gini?”

Satpam : “Saya juga gak tahu, Mas. Semua bagasi dikirim ke sini.”

Saya : “Terus ini mau diapain? Kok ancur gini?” saya bertanya pada satpan dan porter baru (karena porter itu kaget saya nanya itu)

Porter : “Biasanya sih salah alamat, Mas.” dia berdalih atau memang fakta saya tidak tahu.

Saya : “Ah.. yang bener? sampai sebanyak ini? Gila aja.” Saya ngomong sebagai konsumen yang bisa dikatakan sebagai customers setia maskapai ini.

Porter : “Iya mas.” Mungkin kehabisan kata-kata.

Satpam : “Kyaknya salah penumpang, mas. Salah masukin alamat. Lebih aman sih dibawa ke atas pesawat.”

Saya : “Ah.. yang bener aja lah, Pak. Masa barang segede ini dibawa masuk ke pesawat? mau ditaro di mana?”

Satpam : “Iya mas, biasanya ini salah dari tempat berangkat.” Masih berusaha berdalih.

Dengan sedikit ngomel, saya pun mengakhiri obrolan dengan beberapa kalimat terakhir.

Saya : “Wah, gila bener nih bagasi sampai hilang begini banyak. Bungkusnya udah pada kacau gini. Trus itu lagi mau dicek apanya? Kok malah dibuka? Trus ngebalikinnya gimana? Kan biaya lagi. Klo satu atau dua sih maklum, ini banyak banget. Makanya yang bener kerjanya! Klo gini kan banyak yang rugi.” Saya ngomong dengan nada agak tinggi biar didenger sama orang-orang yang kebetulan mulai berdatangan.

Satpam dan porter pun pergi untuk “memeriksa” bagasi kami yang baru datang. Saya sedikit mengintip ke dalam lewat celah-celah pintu. Ternyata memang gak teratur. Tapi saya gak tahu pasti apa yang mereka lakukan.

Sebagai pelajaran, jika bepergian jauh, hendaknya memperhatikan hal berikut pada barang bawaan Anda :

  • Pastikan barang bawaan diberi tanda (plastik, kain, atau apapun yang bisa diikat),  identitas nama dan alamat lengkap.
  • Kunci dan ikat barang bawaan tersebut dengan tali khusus tas yang bisa dibeli di toko-toko.
  • Barang berharga (emas, HP, Laptop, pacar.. eh.. salah.., dompet+duit,  dll..) JANGAN disimpan di bagasi. Sebisa mungkin bawa tas ransel yang memuat barang berharga agar mudah dibawa-bawa.
  • Setelah mengambil bagasi, cek kembali kondisi barang Anda. Jika cacat, jangan ragu untuk protes.
  • Jangan meninggalkan bandara sebelum Anda mendapatkan kepastian tentang bagasi Anda.
  • Pasca landing, JANGAN “berleha-leha” alias jalan dengan santainya menuju bagasi. Segera ke tempat pengambilan bagasi, dan perhatikan apakah barang Anda “diacak-acak” oleh porter sewaan.
  • Masih banyak hal-hal yang perlu diperhatikan, namun yang paling penting, jangan lupa berdo’a dan memohon kepada Allah swt agar diberikan keselamatan dalam perjalanan. Mudah-mudahan dengan menempuh perjalanan jauh kita akan semakin yakin akan  kekuasaanNya.

So.. waspadalah. Semoga bermanfaat ^^..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s