Steganography dan Cryptography

Jujur, ilmu ini sangat baru bagi saya. Walaupun saya sudah sering mendengar dua kata ini, namun hingga sebelum jam 2 siang tadi saya masih enggan mencari tahu lebih dalam. Ya, hari ini jam 2 siang dalam kuliah Keamanan Sistem Lanjut oleh Pak Budi, kami diberikan pengetahuan tentang dasar-dasar cryptography (Indonesia=kriptografi) dan steganography (Indonesia=steganografi).

Steganografi

Steganografi adalah teknik menyembunyikan pesan sehingga seolah-olah pesan tersebut tidak ada. Atau dengan kata lain orang lain tidak tahu jika bahwa kita mengirimkan pesan kepada seseorang.

Penerapan ilmu steganografi antara lain:

1) Pada zaman dahulu

  • Pesan di atas meja yang dilapisi lilin. Orang lain akan menganggap bahwa itu adalah meja biasa dan tidak akan mengetahui bahwa terdapat pesan di atas meja tersebut.
  • Tato di kepala budak. Budak akan digunduli kemudian ditato di kulit kepalanya. Setelah rambutnya tumbuh kembali, budak tersebut akan mengantarkan pesannya kepada penerima. Hanya saja, akibat tato bersifat permanen, selesai melaksanakan tugas budak tersebut akhirnya dibunuh.

2) Pada zaman sekarang

  • Digital watermarking. Contohnya menyembunyikan pesan pada gambar.
  • Perhatikan buku Da Vinci Code, terdapat huruf bercetak tebal yang menjelaskan sesuatu. Tidak semua orang mengetahui pesan ini.

Gambar cuplikan halaman Da Vinci Code, dari: nabilazpage.blogspot.com (Blog salah seorang penggemar Da Vinci Code)

Kriptografi

Kriptografi adalah teknik mengacak pesan sehingga tidak dapat dibaca oleh orang lain. Berbeda dengan steganografi dimana orang lain tidak mengetahui adanya pesan, dengan kriptografi pesan akan tampak dan diketahui oleh orang lain namun tidak dapat dibaca karena dalam kondisi acak-acakan dan tampak tidak bermakna. Banyak teknik yang berhubungan dengan kriptografi seperti substitution, ROT13, dll. Dan semua teknik itu tidak akan jauh dari perhitungan matematis. Ini juga yang menjadi penyebab ilmu ini sangat tidak menyenangkan.. hehehe..

Gambar Enigma Rotor, dari: en.wikipedia.org

Penerapan kriptografi, seperti Enigma Rotor (Jerman) yaitu mesin pesan yang digunakan tentara Jerman untuk berkomunikasi dengan armadanya pada PD II. Kode kriptografi pada alat ini berhasil dipecahkan oleh ahli pemecah kode dari Inggris bernama Alan Mathison Turing dengan Mesin Turing-nya.

Oya.. jika kita berbicara tentang pemecahan kriptografi dan steganografi, kita akan banyak berkenalan dengan ahli-ahli pemecah kode dari negara Ingris. Entah benar atau tidak, sepertinya negara yang begitu konsen pada persoalan kriptografi dan steganografi adalah Inggris.

Saat ini, salah satu penerapan ilmu kriptografi dapat kita temukan pada konsep digital signature atau tanda tangan digital.

Masih banyak hal yang belum saya ketahui tentang ilmu kriptografi dan steganografi. Melihat buku-bukunya saja, wuihh.. tidak ada yang tipis.. hehehe.. dan harganya pun, wow.. Tapi bagi mereka yang menyenangi hitung-menghitung serta gemar memecahkan misteri layaknya Sherlock Holmes, Conan Edogawa, Kindaichi, James Bond ataupun Johnny English, saya yakin ilmu ini pasti akan menyenangkan hati kalian semua.. hehehe..

Semoga bermanfaat.. ^^

6 responses

  1. Berarti kita lawan donk? Kalau kriptografi ataupun Steganografi berusaha merahasiakan sesuatu, Data Mining malah mengungkap rahasia hihihihi..

  2. Pingback: Kriptografi dan Alaynografi « Blog NhoeAdjaj

      • Minta pencerahanya kak.. judul buku nya apa ya yg ttg steganografi? kalo yg pk delphi. butuh bgt ni buat TA. kl ada info tlg kirim ke email saya “nak_ragil78@yahoo.com” mksh byk sblmnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s