Habis-Habisan di Dufan

Rabu ini memang bukan hari libur kerja maupun kuliah. Kami diberi kesempatan untuk mengunjungi Dufan alias Dunia Fantasi. Alhamdulillah, semua biaya sudah ditanggung instansi kami bekerja. Faktor itu juga yang menyebabkan saya sedikit nekad meninggalkan 1pertemuan kuliah hari ini. (temen saya ada yang kuliah full day juga ikut bolos, hehehe..)

Berangkat pukul 7 pagi, dan kami pun menginjak kawasan Ancol pada pukul setengah 11.

Lokasi pertama yang akan kami jamahi adalah Gelanggang Samudera. Sebagai pembuka, kami pun berbondong-bondong ke area pertunjukan lumba-lumba dan paus putih. Namun sayang, kami hanya menonton bagian akhirnya saja. Tapi tetep saja menjadi awal yang seru.

Lokasi berikutnya masih di Gelanggang Samudera, Turtle 4D, yaitu wahana bioskop 4D (menggunakan kaca mata) yang berkisah tentang kehidupan kura-kura dan manusia sebagai sosok yang paling banyak mempengaruhi alam. Ceritanya menarik dan beberapa objek seakan-akan muncul di hadapan kita, seperti: kura-kura tokoh utama, ikan-ikan hias, ular phyton, buaya, bahkan ada harpun kapal pemburu paus yang melesat kencang ke arah kita. Menegangkan, semua kita pun setuju bahwa pertunjukan ini sangat menarik.

Selanjutnya, dari Gelanggang Samudera kami beranjak ke Dufan. Sesuai harapan kami, Dufan memang tidak terlalu ramai (itulah alasan mengapa karena hari yang kami pilih adalah hari kerja). Sekali antri, kami langsung menempati kursi-kursi wahana Kora-Kora. Wuiii.. kami seperti diombang-ambing di dalam kapal yang cukup besar. Sensasi paling menegangkan adalah saat sudut kapal kami berada di pucak, kemudian wahana tiba-tiba berayun ke sudut berlawanan.

Berikutnya, kami pun terpencar. Sebagian menaiki Gajah Meleduk, sementara kami yang kurang tertarik melajutkan bermain ke Mobil Tabrak. Wahana yang sering kita kenal dengan bum-bum kart.

Merasa perut sudah lapar, kami pun mengeluarkan karcis makan siang kami dan menikmatinya hingga perut terisi kembali. Setelah shalat berjamaah dan mengoleskan sun-block, kami pun melanjutkan permainan ke wahana Perang Bintang. Hmm.. ntah lah sebagian orang menganggap ini menarik, tapi menurut saya kurang menantang.. hehehe.. Apa, cuma tembak-tembak lampu di dalam pake pistol-pistolan untuk anak-anak.. hehehe.. Gubrak pokonya mah..

Berikutnya ke wahana baru Dufan, Journey To The Center of The Earth. Antriannya cukup panjang, ya.. hampir 1 jam kami antri, mungkin karena banyak juga orang yang penasaran dengan wahana baru ini. Skenario wahana ini sama dengan film Hollywood dengan judul yang sama. Nah, disini kita akan menjadi tokoh utamanya yang akan menjalankan tour mengerikan ke dasar bumi.

Puas dengan simulasi, apa lagi kalau bukan wahana terkenal ini, Halilintar.. Saya kebagian paling depan, dan Waaaa.!! Waaaa.!! Waaaa.!! Turun dan shock.. (bayangin klo naikin ini 10 kali.. hiii ~~!!) Sebagai kenang-kenangan, kami membeli foto yang diambil sesaat setelah kereta meluncur cepat di atas relnya.

Berikutnya, Kicir-Kicir.. Bukannya kapok, kami pun menantang wahana ini. Sadis.. bener-bener sadis.. bahkan kami diberi bonus sehingga durasinya menjadi 2 kali lipat. Bayangkan saja, kami diputar, dibanting, diombang-ambing di atas power surge, dua kali lipat dari biasanya.. Keringetan, bahkan salah sorang teman kami sudah pucat dan kapok naik ini lagi.. hahaha…

Apa lagi..? Beberapa temen minta naik poci-poci. Kami pun menunggu mereka menikmati permainan rotasi dan revolusi poci. Beberapa saat kemudian, waktunya Niagara..

Yang memakai celana panjang, ganti dulu jadi celana pendek semua. Awalnya sih gak menantang hingga akhirnya kita dibawa ke atas dan diluncurkan ke bawah.. Whuzzz.. dan basah.. hehehe…

Sebagai souvenir, temen saya membeli foto yang diambil pada saat kami meluncur ke bawah.

Masih belum menyerah.. (walau ada yang sudah kapok dan memutuskan untuk tidak ikut), Tornado… Beberapa teman sudah mundur dari permainan ini karena shock melihat orang lain dibuat pusing pada wahana ini. Hanya berselang 8 menit, giliran saya pun datang. Siap-siap.., dan tanpa basa basi.. Waaa… pusing ~~!!! Tapi menarik dan menegangkan. Beberapa kali kita dibuat terbalik dan bahkan diputar dengan posisi yang mengerikan.

Selesai permainan ini, kami pun melihat-lihat foto yang akan kita jadikan souvenir. Hanya sayang, foto-fotonya kurang begitu bagus sehingga kami urungkan niat kami tersebut.

Wahana terakhir, basah-basahan di Arung Jeram. Hat Trick kami menaiki arung jeram dan tindakan jail sesama penumpang saling mencipratkan air membuat tidak ada space pada pakaian kami yang terbebas dari basah..

Kemudian.., ganti baju di ruang yang disediakan. Foto-foto di pantai sebelum akhirnya makan malam di restoran Padang. Perjalanan pulang pun kami tempuh dengan perasaan puas. Hampir sepanjang perjalanan pulang saya tertidur karena cukup lelah.

Namun, melupakan rutinitas hari ini bukan berarti membuat kami malas dan enggan untuk bekerja kembali. Justru malah sebaliknya, kami pun makin semangat untuk menghadapi segala kesibukan ini. Seperti semangat kami yang habis-habisan menjelajahi Dufan.. ^^.. (ntar kemana lagi yah.. hehehe..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s