Dimarahin Prof Pendidikan

Pada waktu itu saya sedang berada di kantor, tiba-tiba ROKR-E1 saya bergetar dengan sangat kencang. Nomor tak dikenal..

“Halo, Assalammu’alaikum”, sapa saya.

“Waalaikumsalam, Pak”, ternyata seorang wanita.

Ternyata wanita ini sedang protes terhadap nilai yang saya berikan, beliau adalah mahasiswa yang saya ajar. Awalnya bertanya soal kriteria penilaian, lama-lama berujar tentang teori-teori pendidikan yang dia kuasai.

Hmm.. kejadiannya sih simpel, beliau mengabaikan salah satu tahapan uas yang berakibat sangat fatal pada kriteria penilaian. Beliau mengakui atas kesalahan yang telah diperbuat, namun beliau tetap tidak terima atas nilai yang saya beri dan menghujani saya dengan teori yang dia kuasai (lho dosennya siapa sih..?).

Akhirnya saya tetap tidak merevisi nilai yang saya beri. Beliau bagaimana..? Mudah-mudahan dari kesalahan ini beliau termotivasi untuk maju. Atas kejadian ini, beliau saya juluki Prof Pendidikan. Semoga beliau mencapai apa yang dicita-citakannya.. Amin.

5 responses

  1. nah kejadian ini lah yang sering terjadi di masyarakat kita. Mereka memberi saran yang seolah-olah mereka sangat menguasai tetapi sebenarnya mereka tidak mengerti apa yang dibicarakan. Parahnya lagi saran diberikan pada pakarnya….🙂 ini kan ibaratnya “nguyahi segoro”….. (menggarami lautan)

  2. Hm.. Saya kenal kang, prof. Pendidikan itu, hehe.. Saya saudara kembarnya.. Tapi, saya mengerjakan sesuai prosedur, masih bermasalah juga rupanya.. Ada perubahan nilainya? Saya tanya ke jurusan belum ada.. Trims untuk semua yang telah diberikan selama satu semester ini.. ^_^

    • Oya.. sampaikan salam kepada Profesor ya.. mengenai permasalahan ini, saya sudah cek ulang. Mudah-mudahan Senin sudah keluar. Harap bersabar ya.., karena saya punya semua rekap pertanggung jawaban atas nilai yang saya berikan.

  3. wow…. hebat euy….
    kayak nya memang ada yang salah nih…
    jika mahasiswa nya merasa tidak mengerti akan tugasa yang diberikan dan yang tidak mengerti itu tidak hanya satu orang…
    bagi saya wajar jika ada yang merasa protes terhadap nilai yang diberikan

    • Kang Asol, saya rasa masalahnya bukan tidak mengerti.. Mereka mengabaikan rules yang sudah diberikan.. Padahal jika tidak mengerti, kan bisa bertanya. Lagian saya membuka semua media komunikasi agar rekan2 bertanya.

      Hmm.. masih ingat tidak pernyataan saya tentang ‘Lama-kelamaan saya pasti akan kehilangan kalian sebagai mahasiswa, karena suatu hari kalian akan merasa malu diajar oleh saya’. Dan ternyata pernyataan itu terbukti lebih cepat dari dugaan saya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s