Review Buku Teks Filsafat Ilmu

Pada review buku teks Filsafat Ilmu ini, saya mencoba mengkomparasi dua buku teks populer yang membahas Filsafat Ilmu secara lengkap mendalam. Buku teks tersebut adalah “Menyoal Objektivisme Ilmu Pengetahuan: Dari David Hume sampai Thomas Kuhn” oleh Donny Gahral Madian [MOIP02] dan buku “Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer” oleh Jujun S. Suriasumantri [FISP82]. Pada tulisan ini saya mencoba mengkomparasi dari beberapa aspek, sebagai berikut:

Fisik buku

[FISP82]; tahun penerbitan 1982 dan direvisi 1990; terdiri dari 10 bab (Ke Arah Pemikiran Filsafat, Dasar-Dasar Pengetahuan, Ontologi: Hakikat Apa yang Dikaji, Epistemiologi: Cara Mendapatkan Pengetahuan yang Benar, Sarana Berfikir Ilmiah, Aksiologi: Nilai Kegunaan Ilmu, Ilmu dan Kebudayaan, Ilmu dan Bahasa, Penelitian dan Penulisan Ilmiah, dan Penutup).

[MOIP02]; tahun penerbitan 2002; terdiri dari 7 bab (Filsafat dan Ilmu Pengetahuan, Metode Ilmiah, Akal dan Pengalaman, Menggugat Positivisme Ilmu, Merunut Antirealisme, dan Pascapositivisme, Teori Kritis, dan Konstruktivisme, serta Ilmu Pengetahuan dan Persoalan Kita).

Format Penyampaian

[FISP82]; penyampaian materi berupa pemaparan dan penjelasan dari teori-teori dalam filsafat. Beberapa istilah dalam ilmu filsafat dijelaskan secara ekspositif dan definitif. Bahas yang digunakan pun adalah bahasa yang populer dan mudah dipahami. Karena penggunaan bahasa dan penjalasan yang definitif, maka buku ini banyak dikutip pada beberapa tulisan-tulisan filsafat baik yang ditulis oleh mahasiswa, pengajar, maupun para pemikir.

[MOIP02]; penyampaiannya materi diberikan secara naratif-deskriptif. Buku ini bercerita tentang latar belakang munculnya sebuah teori filsafat hingga bantahan-bantahan terhadap teori filsafat tersebut. Format penyampaian ini mengajak pembacanya memperoleh pengalaman luar biasa seolah-olah sedang berada pada masa filsafat tersebut muncul. Buku ini juga kental dengan istilah-istilah ilmiah sehingga butuh penalaran yang baik untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya.

Sistematika

[FISP82]; secara sistematika, buku ini membahas seputar cabang-cabang ilmu filsafat secara sistematis dan mendalam. Setiap cabang ilmu filsafat dijelaskan secara mendalam pada tiap babnya. Penjelasan dilengkapi dengan tokoh dan contoh persoalan yang mendukung munculnya sebuah teori filsafat.

[MOIP02]; buku ini membahas perkembangan ilmu filsafat dan filsafat ilmu dalam bentuk timeline yang sistematis atau dengan kata lain dengan menggunakan pendekatan zaman. Pada bagian awal dibahas tentang awal mulanya manusia berfilsafat dan secara sistematis pembahasan dikembangkan berdasarkan perubahan zaman dan kondisi sosial. Hanya saja, sistematika timeline buku ini terputus pada abad pertengahan dimana filsafat Eropa sedang dikekang oleh Teologi, sementara pembahasan bisa dialihkan pada perkembangan filsafat yang sedang berkembang di wilayah Timur Tengah. Timeline juga dibatasi menjelang akhir abad ke 20.

Ruang Lingkup Kajian

[FISP82]; buku ini membahas filsafat menggunakan pendekatan definisi dan pendekatan sistematika. Di setiap pembahasan filsafat juga diberikan penjelasan menggunakan pendekatan sejarahnya. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat penyampaian filsafat dengan pendekaran definisi dan pendekatan sistematika. Ruang lingkup buku ini berfokus pada setiap cabang-cabang pada ilmu filsafat.

[MOIP02]; buku ini membahas filsafat menggunakan pendekatan sejarah, tokoh dan aliran. Setiap teori filsafat dijelaskan secara terstruktur sesuai dengan sejarahnya, kondisi lingkungan budaya saat munculnya aliran tersebut, tokoh-tokoh pencetus dan dasar pemikiran dan alirannya, serta trend yang berkembang di masanya. Menariknya, buku ini juga menyajikan perdebatan-perdebatan yang terjadi dalam upaya mengkritisi bahkan meruntuhkan teori filsafat tertentu. Ruang lingkup kajian filsafat pada buku ini tergolong lebih advance dan kompleks sehingga membutuhkan pemahaman yang baik dan sikap kritis serta proaktif untuk menyikapi setiap makna teori filsafat yang disampaikan dalam buku ini.

Kesimpulan

Kedua buku ini adalah buku yang sangat direkomendasikan untuk dirujuk sebagai referensi teori-teori filsafat. Pendekatan yang digunakan sangat berbeda, namun kedua buku ini juga mempersoalkan objektivitas ilmu pengetahuan serta bagaimana mendapatkan ilmu pengetahuan yang objektif dan benar. Jika ditanya mana yang lebih baik, buku [FISP82] dapat digunakan untuk mencari definisi dan arti dari istilah-istilah dalam filsafat, bahasa yang digunakan pun mudah dimengerti. Sedangkan buku [MOIP02] digunakan untuk membahas filsafat secara lebih mendalam lagi. Bisa dikatakan bahwa buku [MOIP02] mengajak pembaca untuk menyelam lebih dalam pada ilmu filsafat dan filsafat ilmu. Keunggulan buku [MOIP02] adalahmengajak pembaca untuk sama-sama berfikir kritis terhadap munculnya sebuah teori filsafat.

Meskipun pada dasarnya kedua buku ini saling melengkapi satu sama lain, namun saya merekomendasikan untuk membaca buku [MOIP02] dan ikut tenggelam pada pemikiran kritis para filosofis dunia. Namun apabila ada istilah yang tidak dimengerti, maka buku [FISP82] dapat menjadi solusi persoalan ketidak mengertian tersebut.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s